Guru Enjoy

Selamat Datang...

Guru Enjoy membahas berbagai hal mengenai Dunia Pendidikan.

MULAIGabung

Jumat, 16 November 2018

Status, Peran dan Prinsip Pengelompokan Sosial

Selamat malam sahabat Guru Enjoy dimanapun berada semoga tetap diberi kesehatan jasmani maupun rohani. Kali ini Guru Enjoy akan bagikan ringkasan hasil perkuliahan mata kuliah perspektif sosial dan budaya. Dengan dibagikannya artikel ini semoga bisa mempermudah perkuliahan teman-teman guru enjoy yang sedang menempuh perkuliahan khususnya program studi PGSD. 

Status, Peran dan Prinsip Pengelompokan Sosial, https://www.guruenjoy.com/
Status, Peran dan Prinsip Pengelompokan Sosial



Status, Peran dan Prinsip Pengelompokan Sosial

Pengertian Status Sosial

Status sosial adalah tempat atau posisi seseorang dalam suatu kelompok sosial, sehubungan dengan kelompok-kelompok lain di dalam kelompok yang lebih besar lagi.

Setiap individu dalam masyarakat memiliki status sosialnya masing-masing. Status merupakan perwujudan atau pencerminan dari hak dan kewajiban individu dalam tingkah lakunya. Status sosial sering pula disebut sebagai kedudukan atau posisi, peringkat seseorang dalam kelompok masyarakatnya.

Berikut ini cara untuk mengukur status sosial antara lain :

Jabatan
Pendidikan
Kekayaan
Politis
Keturunan
Agama

Adapun jenis-jenis status sosial terbagi menjadi 3 bagian, yakni : 

Ascribed Status (Status yang Diberikan)

Ascribed status yaitu salah satu jenis status yang didapat secara otomatis tanpa harus diperjuangkan terlebih dahulu. Status ini sifatnya tertutup, artinya hanya dipunyai oleh orang-orang tertentu yang sama dengan status kedua orang tuanya. Contohnya : Keturunan dan jenis kelamin.

Achieved Status (Status yang Diperjuangkan)

Achieved status yaitu salah satu jenis status yang sengaja diusahakan oleh seseorang. Kedudukan ini sifatnya terbuka dan tidak didasarkan atas dasar kelahiran, dan sangat tergantung dari kemampuan individu untuk meraih kedudukan tersebut.

Pada umumnya cara seseorang untuk meraih status ini yaitu dengan jalan pendidikan di sekolah formal dan perjuangan keras. Achieved statusbisa didapatkan melalui proses : Prestasi, kekuasaan/jabatan, dan kualitas pribadi.

Assigned Status (Status yang Diberikan)

Assigned status yaitu salah satu jenis status yang sengaja diberikan kepada seseorang atau kelompok yang sudah berjasa memperjuangkan kepentingan dan kebutuhan masyarakat. Contohnya : veteran pejuang (pahlawan), doktor, dan profesor.

Pengertian Peran Sosial

Peran sosial (social role) merupakan seperangkat harapan dan perilaku atas status sosial. Menurut Soerjono Soekanto (1981), peran sosial merupakan tingkah laku individu yang mementaskan suatu kedudukan tertentu. Dalam peranan yang berhubungan dengan pekerjaannya, seseorang diharapkan menjalankan kewajiban-kewajibannya yang berhubungan dengan peranan yang dipegangnya.

Fungsi Peran Sosial

Seseorang dapat mempertahankan kelangsungan struktur masyarakat, seperti peran sebagai ayah atau ibu. Seseorang dapat membantu orang lain yang tidak mampu dalam masyarakat. Tindakan individu tersebut membutuhkan pengorbanan seperti peran dokter, perawat, pekerja sosial, dan lain sebagainya. Dapat sebagai sarana aktualisasi diri, seperti seorang lelaki sebagai suami atau bapak, seorang wanita sebagai isteri atau ibu, seorang seniman dengan karyanya, dan lain sebagainya.

Prinsip Pengelompokan Sosial

Prinsip Patrilineal 

Prinsip patrilineal merupakan suatu prinsip keturunan dalam kekerabatan yang dengannya memperhitungkan hubungan kekerabatan melalui garis keturunan laki-laki, menjadikan seluruh kaum kerabat ayah salah satunya dalam batas kekerabatannya, sedangkan seluruh kaum kerabat ibu berada di luar batas itu. Semisal masyarakat yng menganut hubungan kekerabatan didasari prinsip patrilineal Amat tidak sedikit di Indonesia. Dalam masyarakat Batak misalnya, hubungan kekerabatan diperhitungkan melalui garis keturunan laki-laki, serta bagi setiap individu, kaum kerabat ayah pula adalah kaum kerabat sosiologisnya, yakni kaum kerabat pendapat dari norma.

Prinsip Matrilineal 

Prinsip matrilineal merupakan suatu prinsip keturunan dalam kekerabatan yang dengannya memperhitungkan hubungan kekerabatan melalui garis keturunan perempuan, menjadikan seluruh kaum kerabat ibu salah satunya dalam batas kekerabatannya, sedangkan seluruh kaum kerabat ayah tak salah satunya dalam batas itu. Semisal masyarakat yng menganut prinsip kekerabatan didasari prinsip matrilineal merupakan masyarakat Minangkabau. 

Prinsip Bilineal 

Prinsip bilineal merupakan suatu prinsip dalam kekerabatan yang dengannya memperhitungkan hubungan kekerabatan melalui garis keturunan laki-laki bagi hak-hak serta kewajiban-kewajiban tertentu, serta hubungan kekerabatan melalui garis keturunan perempuan bagi hak-hak tertentu yang lain juga. 

Yang dengannya demikian, bisa juga dikatakan untuk keperluan-keperluan tertentu seseorang mempergunakan kedudukannya menjadi kerabat ayahnya, serta di peluang lain menjdai kerabat ibunya. Masyarakat yng mempergunakan prinsip ini merupakan masyarakat Umbundu di Angola, Afrika Barat. 

Prinsip Bilateral 

Prinsip bilateral merupakan suatu prinsip dalam kekerabatan yng memperhitungkan hubungan kekerabatan melalui garis keturunan laki-laki ataupun perempuan. Prinsip ini sebetulnya dinilai tak selektif, lantaran seluruh kerabat ibu ataupun ayahnya salah satunya dalam batas hubungan kekerabatannya. Oleh lantaran itu, ada beberapa prinsip tambahan terkait yang dengannya prinsip bilateral yang telah di sebutkan, yakni prinsip ambilineal, prinsip konsentris, prinsip primogenitur, serta prinsip ultimogenitur. 

a. Prinsip Ambilineal 
Prinsip ambilineal merupakan prinsip dalam kekerabatan yng memperhitungkan hubungan kekerabatan yang dengannya sebagian warga masyarakat melalui garis keturunan laki-laki, serta yang dengannya sebagian warga masyarakat lain mempergunakan garis keturunan perempuan. Masyarakat yang mempergunakan prinsip ambilineal ini merupakan masyarakat Iban Ulu Ai di Kalimantan.

b. Prinsip Konsentris 
Prinsip konsentris merupakan prinsip dalam kekerabatan yng memperhitungkan hubungan kekerabatan sampai jumlah angkatan yang dibatasi. Masyarakat yang mempergunakan prinsip kekerabatan ini merupakan masyarakat Jawa, khususnya dari lapisan bangsawan. Para bangsawan umumnya mempunyai gelar di depan namanya, semisal raden mas, raden ayu, ataupun raden, yng diturunkan dari nenek moyangnya secara bilateral, serta berlaku hingga angkatan tertentu. Ada gelar-gelar yang diturunkan hingga angkatan kedua, serta ada gelar-gelar yng hingga angkatan ketiga ataupun ketujuh. Prinsip konsentris ini didasari nenek moyang yng menurunkan gelar-gelar itu menjadi pusatnya, yng dikelilingi oleh generasi-generasi keturunannya. 

c. Prinsip Primogenitur 
Prinsip primogenitur merupakan prinsip dalam kekerabatan yng memperhitungkan hubungan kekerabatan melalui garis keturunan laki-laki serta perempuan, akan tetapi berlaku cuma bagi yng tertua saja. Masyarakat yng mempergunakan prinsip ini merupakan suku bangsa di Polinesia, di mana cuma anak tertua saja dalam suatu angkatan yng berhak mewarisi gelar yng diturunkan melalui garis keturunan laki-laki ataupun perempuan. 


Demikian pembahasan mengenai Status, Peran dan Prinsip Pengelompokan Sosial yang dapat guru enjoy bagikan. Ikuti terus perkembangan blog ini dan semoga blog ini bisa lebih baik lagi kedepannya dan tentunya bisa bermanfaat bagi rekan-rekan semuanya. Terima kasih

Rabu, 14 November 2018

Keadaan Geografis dan Perekonomian Negara Inggris, Amerika Serikat dan Kanada

kita semua tentunya sudah tahu negara-negara maju di dunia seperti Inggris, Amerika Serikat dan Kanada. Ketiga negara itu yang akan guru enjoy bahas kali ini dan tentunya masih banyak lagi negara negara maju lainnya.


Berikut penjelasan mengenai Keadaan Geografis dan Perekonomian Negara Inggris, Amerika Serikat dan Kanada.

1. Inggris (United Kingdom)

Inggris merupakan salah satu negara eropa yang sangat terkenal di dunia. Tentunya hal tersebut didukung oleh sejarah masa lalunya yang Berjaya selama beberapa abad mampu menaklukan “dunia”. Banyak sekali daerah yang ditemukan, bangsa dan negara yang ditaklukan dan dikuasai sehingga menjadi jajahannya.

Secara politik, Inggris atau England merupakan salah satu kerajaan bagian dari serikat kerajaan (United Kingdom) bersama kerajaan bagian lainnya yaitu Wales dan Skotlandia yang wilayahnya beradz dipulau Britania, serta Ulster yang wilayahnya menempati bagian Utara pulau Eire (Irlandia Utara). Secara keseluruhan negara atau wilayah ini sering disebut Britania Raya (Great Britain).

Keadaan Geografis dan Perekonomian Negara Inggris, Amerika Serikat dan Kanada, https://www.guruenjoy.com/
Peta Negara Inggris


a. Letak dan Luas

Secara astronomis Inggris terletak diantara  50˚ LU - 60˚ LU dan 8 BB˚ - 2˚ BT. Secara geografis terletak di sebelah barat daratan Eropa. Meninjau dari lingkup yang lebih luas lagi, letaknya sangat strategis karena berada di jalur transportasi dan perdagangan antara Erpa dan benua Amerika. Luas Inggris ±244.820 Km².

b. Keadaan Fisik

1) Bentang Alam
Bentuk wilayah Inggris merupakan kepulauan. Pulau-pulau utama Inggris yaitu pulau Britania dan Eire. Pulau-pulau lainnya terletak disekitarnya dan berukuran kecil antara lain adalah Kep. Orkney, Kep. Heberides Luar, Kep. Shetland. Wilayah inggris dipisahkan oleh selat Dover, selat Inggris dan Laut Utara dari daratan Eropa. Secara geologi kepulauan Inggris terletak pada dangkalan Eropa, sehingga merupakan pulau continental.

Lingkungan alam Inggris cukup bervariasi, namun secara umum dapat dibedakan menjadi dua kawasan yaitu dataran rendah (lowland) dan dataran tinggi (highland). Secara rinci dapat dijelaskan sebagai berikut.

a) Dataran Rendag (lowland)
Dataran rendah di pulau utama Britania, terletak bersebrangan dengan dataran rendah Eropa Utara di daratan Eropa. Secara keseluruhan relative bergelombang, meliputi kawasan dataran rendah Scotish, dataran rendah Inggris tengah, daerah dataran rendah Irlandia Tengah.

b) Dataran Tinggi (highland)
Wilayah dataran tinggi meliputi bagian barat utara Inggris merupakan batuan tua. Nmaun demikian terdapat pula dibeberapa tempat daerah-daerah subur seperti pada lembah-lembah dan dataran sempit tepi pantai.

Kondisi bentang alam atau tofografib yang kurang memiliki perbedaan tinggi berarti (relative landai) dan jarak relative dengan pantai atau laut, menyebabkan aliran sungai-sungai di Inggris memiliki karakterristik pendek-pendek dan arusnya kurang deras.

Wilayah Inggris dapat pula dikelompokan kedalam tiga bagian yaitu bagian selatan, tengah, dan utara. Inggris bagian selatan batas utaranya adalah sungai Severn. Pada bagian baratnya dibatasi oleh sungai Exe. Bagian barat tersebut merupakan wilayah hutan yang berbukit dan daerah aliran sungai berkelok. Daratan Inggris tengah adalah bagian batubara di sejauh sungai Trent, termasuk jajaran selatan pegunungan Pennine.

2) Keadaan Iklim

Mengingat inggris merupakan pulau atau kepulauan dilepas pantai barat daratan Eropa dan juga karena letak lintangnya, maka atmosfer Inggris memiliki kondisi iklim yang dipengaruhi laut serta arus laut panas (Gulf Stream) yang berasal dari equator di samudera atlantik. Ciri iklim tersebut adalah pengaruh laut dominan, musim winternya nyaman dan sumernya sejuk, hujan jatuh sepanjang tahun dan pada winter cenderung berawan tebal dan berkabut, siang hari pada winter gejalanya pendek, berawan dan basah, summer cerah dan nyaman serta siang hari gejalanya relatif lebih panjang.

C. Keadaan Penduduk
Hingga awal tahun 2004 jumlah penduduk Inggris mencapai sekitar 60 juta jiwa, dengan pertumbuhan relatif kecil yaitu rata-rata 0,1% pertahun. Karena relatif kecil (±224.880 Km²) dibandingkan dengan jumlah penduduknya, maka Inggris merupakan salah satu negara terdapat penduduknya. Kepadatan penduduknya cukup tinggi yaitu mencapai 241 jiwa/Km². 

1) Perekonomian
Berdasarkan Indikator di atas pada awal pembahasan, jelas menunjukan bahwa Inggris merupakan salah satu negara maju di dunia. Sejak digulirkannya revolusi industri di Inggris, perekonomiannya semakin berkembang. Sektor perekonomian penting di Inggris antara lain adalah industri, pertambangan, pertanian, peternakan, perikanan.


Pengelompokan lainnya dilakukan pula oleh pihak bank dunia (world bank). Pada tahun 1997 World Bank membagi negara-negara di dunia berdasarkan tingkat pendapatan (income perkapita) menjadi empat kelompok. Namun demikian secara umum ukuran ini relative masih dapat dijadikan tolak ukur yang memadai, sebagai berikut :

1. Negara-negara berpendapatan rendah (low income) dengan GNP perkapitaya < U.S $785
2. Negara berpendapatan menengah  (middle income) dengan GNP perkapitanya antara U.S $ 785-3.125
3. Negara berpendapatan menengah tinggi (upper middle income) dengan GNP perkapitanya antara U.S $ 3.125 – 9.655
4. Negara berpendapatan tinggi (high income) GNP perkapitanya > U.S $ 9.656
Berdasarkan pengelompokan diatas, tercatat sebanyak 26 negara masuk kedalam kelompok negara berpendapatan tinggi (high income), dan dari 26 negara tersebut, 24 negara berasal dari negara maju, dan 2 negara lainnya berasal dari negara berkembang di asia barat daya yaitu Kuwait dan Uni Emirat Arab.

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), berdasarkan terutama tingkat pendapatan, secara khusus mengelompokan pula negara-negara berkembang menjadi tiga kelompok kecil lagi, yaitu:
1. Negara paling miskin/terbelakang (least developed) berjumlah 44 negara.
2. Negara sedang berkembang (developing nation) berjumlah 88 negara.
3. Negara Kaya (pengekspor minyak) berjumlah 13 negara.

Jika kita menggunakan kriteria diatas yang umum seperti tingkat kemajuan teknologi sekaligus tingkat kemajuan perekonomiannya, maka dapat kita kelompokan negara-negara di dunia yang termasuk sebagai negara maju antara lain adalah : di Benua Amerika adalah dua negara kawasan Amerika Utara yaitu Amerika Serikat (USA) dan Kanada ; di Benua Eropa umumnya beberapa negara di kawasan eropa barat seperti : Inggris, Prancis, jerman dan Belanda. 

Di Asia sendiri  walaupun beberapa negara di asia timur telah menunjukan kemajuan pesat, yang pasti jepang telah menunjukan kepeloporannya sebagai negara maju sejak decade 70-an. Di kawasan asia pasifik adalah Australiia dan Selandia Baru merupakan negara yang dikembangkan oleh terutama keturunan bangsa Eropa.

2. Amerika Serikat dan Kanada

Amerika Serikat merupakan negara di kawasan amerika utara yang sangat terkenal dengan kemajuan ilmu teknologinya. Demikian juga Kanada yang berada di kawasan yang sama. Dua negara ini memiliki angka pendapatan kotor Nasional (Gross National Income) perkapita yang sangat tinggi dibandingkan dengan negara-negara yang lainnya, yaitu 39.710 dollar AS untuk amerika serikat dan 30.660 dollar AS untuk Kanada.

Keadaan Geografis dan Perekonomian Negara Inggris, Amerika Serikat dan Kanada, https://www.guruenjoy.com/
USA dan KANADA


Tingkat kemajuan yang tinggi baik dalam teknologi maupun perekonomian, terutama Amerika Serikat sehingga sangat berpengaruh pada kemajuan kehidupan social politik dunia saat ini.

a. Letak dan Luas

Secara Astronomis Amerika Serikat terletak pada 25˚LU - 49˚ LU dan 66˚ BB -125˚BB. Sedangkan Kanada terletak pada 49 LU – 85 LU dan 55˚ BB – 140˚ BB. Luas keseluruhan wilayah Amerika Serikat yaitu ± 9.372.610 Km². Sedangkan Kanada 9.705.065 Km².

Amerika Serikat merupakan negara federal yang terdiri dari 50 negara bagian. Dari jumlah tersebut, 48 negara bagian terletak didaratan amerika utara dan 2 negara bagian lainnya adalah Kep. Hawaii di lautan pasifik dan Alaska di sebelah utara kanada. Sedangkan kanada juga merupakan negara federal tetapi terbagi kedalam wilayah administrasi yaitu 10 provinsi dan 2 teritori federal.

b. Keadaan Fisik

1) Bentang Alam
Amerika Serikat dan Kanda menempati kawasan utara dari benua Amerika, wilayahnya terbentang luas mulai dari laut Artik hingga batas utara dari negara meksiko di selatan. Dengan demikian wilayah kedua negara tersebut memiliki iklim yang cukup bervariasi, yaitu mulai iklim subtropics di daerah selatannya hingga iklim kutub di daerah utarannya., terutama pulau-pulau utara Kanada  yang memasuki kawasan lingkaran kutub utara.

Berdasarkan reliefnya arah barat – Timur wilayah Amerika Utara ini dapat dibedaakan menjadi 7 wilayah utama sebagai berikut :

a. Dataran Rendah (Sempit)
b. Pegunungan Pantai (Tepi barat sistim pegunungan Rocky)
c. Dataran Tinggi Antar Montana
d. Pegunungan Rocky (Inti)
e. Dataran Tengah yang terdiri dari : The Great Plains ( berbukit/bergelombang). The interior Plains (dataran rendah luas),  Artic Coastal Plainn (dataran rendah di kawasan laut artik), Canadian Shield (Dataran massa batuan beku tua), Gulf Atlantic Coastal Plain (dataran rendah di kawasan Teluk Meksiko).
f. Pegunungan Aleghany/Apalachia (Pegununga tua Pantai Timur).
g. Dataran rendah pantai timur.

Bentang Alam kawasan Amerika Utara secara umum sangat mendukung untuk dimanfaatkan manusia. Massa batuan beku tua hasil kikisan gletser di masa lalu, muncul di sebagian besar tampilan bentang alam kanada. Bentukan hasil kikisan tersebut ditunjukan oleh adanya danaudanau besar yang disebut “The Great Lakes”. Danau-danau tersebut yaitu : Danau Superior, Michigan, Huron, Ontario, Erie dan saat ini terhubungkan kembali dengan lautan atlantik oleh sungai St.Lawrence.

Sisi timur dan barat Amerika Utara merupakan dataran yang relative sempit. Jika kita bandingkan, dataran pantai atlantik di sisi timur relative lebih besar dan mudah dicapai dari pada dataran pantai baratnya atau pantai pasifik. Kawasan pantai Atlantik umumnya memiliki pantai turun dan banyak terdapat muara sungai berestuaria.

Pada sisi timur ini terdapat pegunungan Apalchia yang membujur arah utara selatan, sekalipun sedikit menghambat kelancaran perhubungan  antara sisi timur dengan kawasan pedalaman dan barat. Namun demikian pegunungan ini kaya akan mineral batu bara bernilai ekonomi tinggi.


Demikian penjelasan dari Keadaan Geografis dan Perekonomian Negara Inggris, Amerika Serikat dan Kanada yang dapat guru enjoy bagikan. Semoga bisa bermanfaat bagi kita semua dan juga khususnya bisa membantu tugas-ttugas sekolah ataupun perkuliahan sahabat guru enjoy semuanya. 

Apabila ada yang ingin ditanyakan bisa langsung isi di bawah pada kolom komentar yang telah disediakan. Terima kasih.

Selasa, 13 November 2018

Contoh Proposal PTK Bab 1 IPS Perkuliahan PGSD

Setelah lama tidak update artikel karena kesibukan di dunia nyata, Guru enjoy kali ini akan bagikan hasil belajar mata kuliah Seminar Profosal, Berikut contoh Proposal Bab 1 Penelitian Tindakan Kelas (PTK).

Contoh Proposal PTK Bab 1 IPS Perkuliahan PGSD, https://www.guruenjoy.com/
Contoh Proposal PTK Bab 1 IPS Perkuliahan PGSD

Baca juga : Konsep Dasar Ruang dan Tempat (Materi Perkuliahan S1 PGSD IPS Semester 7)


1. Judul Proposal

PENGGUNAAN METODE TAKE AND GIVE UNTUK MENINGKATKAN KARAKTER DAN HASIL BELAJAR IPS PADA MATERI PENINGGALAN SEJARAH DARI MASA HINDU-BUDHA (Penelitian Tindakan Kelas pada Siswa Kelas V Semester I SDN Gudangkopi II Kecamatan Sumedang selatan Kabupaten Sumedang Tahun Pelajaran 2018/2019).

2. Pendahuluan

Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) merupakan mata pelajaran yang mengkaji seperangkat peristiwa, fakta, konsep, dan generalisasi yang saling berkaitan dengan isu sosial. Di masa yang akan datang peserta didik akan menghadapi tantangan berat karena kehidupan masyarakat global selalu mengalami perubahan setiap saat. Oleh karena itu mata pelajaran IPS dirancang untuk mengembangkan pengetahuan, pemahaman, dan kemampuan analisis terhadap kondisi sosial masyarakat dalam memasuki kehidupan bermasyarakat yang dinamis (Depdiknas, 2006: 575).

Pendidikan merupakan salah satu hal yang terpenting dalam kehidupan manusia, karena melalui pendidikan akan dapat menciptakan manusia yang berpotensi, kreatif, dan memiliki ide cemerlang sebagai bekal untuk memperoleh masa depan yang lebih baik.

Pendidikan  IPS (Ilmu Pengetahuan Sosial)  di  sekolah  dasar  merupakan  bidang  studi  yang mempelajari  manusia  dalam semua  aspek  kehidupan  dan  interaksinya dalam  masyarakat.  Tujuan  pengajaran  IPS  tentang  kehidupan  masyarakat manusia dilakukan secara sistematik.  Dengan demikian,  peranan  IPS sangatlah  penting  untuk mendidik siswa  mengembangkan  pengetahuan, sikap,  dan  keterampilan  agar  dapat  mengambil  bagian  secara  aktif  dalam kehidupannya  kelak  sebagai  anggota  masyarakat  dan  warga  negara yang baik.

Namun salah satu permasalahan yang menyangkut pengelolaan proses belajar mengajar pada mata pelajaran IPS adalah pelajaran yang cenderung menimbulkan rasa bosan pada siswa, karena IPS adalah pelajaran yang identik dengan menghafal. Siswa akan sangat malas untuk menghafal sesuatu yang tidak mereka sukai dan pahami sehingga guru perlu menciptakan suatu cara agar pembelajaran IPS menjadi menyenangkan bagi siswa.

Menurut Djamarah (2002:53), metode adalah cara yang digunakan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Metode dapat dianggap suatu prosedur atau proses yang teratur, suatu jalan atau cara yang teratur untuk melakukan segala sesuatu. Dengan demikian, dapat dimengerti bahwa metode mengajar adalah  suatu cara atau alat yang dipakai oleh seorang pendidik dalam menyampaikan bahan pelajaran sehingga bisa diterima oleh siswa dan juga tercapainya tujuan yang diinginkan.

Untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa dibutuhkan suatu strategi pembelajaran dan metode pembelajaran yang tepat sehingga dapat meningkatkan interaksi, perhatian, serta minat belajar dalam proses pembelajaran. Tetapi pada kenyataannya tidak semua kegiatan pembelajaran memperoleh hasil sesuai dengan apa yang diharapkan. Sementara disisi lain tujuan pembelajran merupakan suatu keharusan untuk dapat direalisasikan. Sehingga tidak heran berbagai langkah dilakukan demi tercapainya tujuan pembelajaran yang ideal.

Ketidak idealan pencapaian tujuan pembelajaran terjadi juga pada saat pembelajaran peninggalan sejarah dari masa Hindu-Budha di Kelas 5 SDN Gudangkopi II. Dari hasil observasi diketahui siswa hanya mendengarkan penjelasan, dan menghafal materi yang diajarkan. Dari kondisi ini dapat diketahui bahwa siswa hanya menjadi subjek pembelajar dengan ditandai minimnya karakter siswa dalam memahami materi melalui kegiatan yang bervariasi. Dampak dari aktivitas seperti ini dapat dilihat dari rendahnya hasil belajar siswa. berdasarkan hasil evaluasi diketahui bahwa dari 33 siswa hanya 13 orang (39,4%) yang memperoleh nilai setara dan atau diatas KKM dan dinyatakan tuntas. Sementara 20 (60,6%) orang siswa lainnya masih mendapat nilai dibawah KKM dan dinyatakan tidak tuntas.

Pencapaian pembelajaran yang tidak maksimal tersebut menjadi masalah tersendiri dan harus segera diatasi. Berdasarkan hasil observasi awal terhadap aktivitas dan hasil belajar siswa dapat diketahui bahwa siswa tidak terlibat secara maksimal, pembelajaran tidak dinamis, dan kegiatan pembelajaran yang dikembangkan tidak menggunakan berbagai fasilitas agar siswa mudah memahami materi pembelajaran.

Menyikapi hal ini tentunya alternatif yang diambil harus sesuai dengan karakteristik masalah tersebut. Adapun alternatif yang diyakini dapat mengatasi masalah tersebut adalah dengan menggunakan metode pembelajaran, karena dengan metode pembelajaran akan memberikan berbagai alternatif kemudahan bagi siswa dalam memahami materi pelajaran dan dapat meningkatkan motivasi belajar siswa.

Adapun metode yang diyakini mampu mengatasi permasalah dalam pembelajaran IPS di kelas V SDN Gudangkopi II pada materi peninggalan sejarah dari masa Hindu-Budha adalah metode take and give. Penggunaan metode take and give pada materi peninggalan sejarah dari masa  Hindu-Budha akan memberikan berbagai kemudahan kepada siswa dalam memahami materi dengan karakter yang menantang dan menyenangkan. Take and Give sering diartikan ‘saling memberi dan saling menerima’.

Prinsip ini juga menjadi intisari dari metode pembelajaran Take and Give. Take and Give merupakan strategi pembelajaran yang didukung oleh penyajian data yang diawali dengan pemberian kartu kepada siswa. Di dalam kartu, ada catatan yang harus dikuasai atau dihafal masing-masing siswa. Siswa kemudia mencari pasangannya masing-masing untuk bertukar pengetahuan sesuai dengan apa yang didapatnya di kartu, lalu kegiatan pembelajaran diakhiri dengan mengevaluasi siswa dengan menanyakan pengetahuan yang mereka miliki dan pengetahuan yang mereka terima dari pasangannya.

Berdasarkan pemikiran di atas, penulis bermaksud mengadakan penelitian dengan judul PENGGUNAAN METODE TAKE AND GIVE UNTUK MENINGKATKAN KARAKTER DAN HASIL BELAJAR IPS PADA MATERI PENINGGALAN SEJARAH DARI MASA HINDU-BUDHA (Penelitian Tindakan Kelas pada Siswa Kelas V SDN Gudangkopi II Kecamatan Sumedang selatan Kabupaten Sumedang Tahun Pelajaran 2018/2019).

3. Identifikasi Masalah, Rumusan Masalah, dan Pemecahan Masalah

a. Identifikasi Masalah

Adapun yang menjadi masalah sehingga terdapat kesenjangan dalam proses pembelajaran adalah sebagai berikut:
1) Hasil belajar siswa menegenai materi peninggalan sejarah masa Hindu-Budha.
2) Metode yang digunakan saat proses pembelajaran kurang berhasil.
3 Pelajaran IPS bagi siswa adalah pelajaran yang membosankan.
Dari sejumlah permasalahan yang telah peneliti identifikasi, pada penelitian ini akan memfokuskan penelitian pada masalah aktivitas siswa hanya mendengar, mencatat, dan menghafal pembelajaran dan hasil belajar siswa masih mendapat nilai dibawah KKM dan dinyatakan tidak tuntas.

b. Rumusan Masalah

Bertolak dari permasalahan diatas, penulis merumuskan masalah penelitian ini sebagai berikut:
1. Apakah dengan menggunakan metode take and give dalam pembelajaran IPS pada materi peninggalan sejarah dari masa Hindu-Budha dapat meningkatkan karakter belajar siswa Kelas V SDN Gudangkopi II ?

2. Apakah dengan menggunakan metode take and give dalam pembelajaran IPS pada materi peninggalan sejarah dari masa Hindu-Budha dapat meningkatkan hasil belajar siswa Kelas V SDN Gudangkopi II ?

c. Pemecahan Masalah

Dengan menggunakan metode take and give dalam Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) peneliti harus berhasil meningkatkan karakter dan hasil belajar siswa terhadap materi peninggalan sejarah dari masa Hindu-Budha.

4. Batasan Masalah

Agar permasalahan yang diteliti tidak terlalu luas, maka perlu ditetapkan adanya batasan masalah. Dasar adanya batasan masalah ini disesuaikan dengan kemampuan penulis, baik dari segi waktu, tenaga, bahkan biaya. Adapun batasan masalah dalam penelitian ini sebagai berikut.

1. Penelitian dilaksanakan  di SDN Gudangkopi II yang berada di Kecamatan Sumedang selatan kabupaten Sumedang.
2. Sampel penelitian adalah siswa kelas V.
3. Metode pembelajaran yang digunakan adalah metode take and give.
4. Karakter belajar siswa yang diteliti meliputi keaktifan, keterlibatan, dan semangat belajar.
5. Hasil belajar siswa yang diteliti mencakup aspek kognitif.
6. Materi bahan pengajaran IPS yang akan disampaikan pada penelitian yaitu peninggalan sejarah dari masa Hindu-Budha.

5. Tujuan Penelitian

Suatu tujuan akan bermakna, bahkan menghasilkan sesuatu yang berarti apabila dilakukan dengan jelas. Bertitik tolak dari pernyataan tersebut, maka tujuan yang ingin dicapai penulis dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: 

1. Untuk mengetahui peningkatan aktivitas belajar dalam mata pelajaran IPS materi peninggalan sejarah dari masa Hindu-Budha pada siswa kelas V SDN Gudangkopi II dengan menggunakan metode take and give.

2. Untuk mengetahui peningkatan hasil belajar dalam mata pelajaran IPS materi peninggalan sejarah dari masa Hindu-Budha pada siswa kelas V SDN Gudangkopi II dengan menggunakan metode take and give.

6. Manfaat Penelitian

Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi berbagai pihak, terutama bagi peneliti, siswa, guru, sekolah dan STKIP Sebelas April Sumedang. Manfaat yang diharapkan diperoleh dari penerlitian ini adalah sebagai berikut.

1. Manfaat Teoritis

a. Mendapatkan pengetahuan tentang penggunaan metode take and give dalam meningkatkan kualitas pembelajaran IPS.
b. Menghasilkan metode pembelajaran take and give yang dapat dijadikan variasi dalam pembelajaran.

2. Manfaat Praktis

a) Bagi Peneliti
Banyaknya proses yang akan dilalui peneliti dan hasil akhir penelitian ini, akan banyak memberikan pengetahuan baru pada peneliti. Peneliti sebagai calon guru akan semakin banyak menemukan ide baru dalam berlatih mengembangkan metode pembelajaran dengan tujuan mulia yaitu memberikan pembelajaran yang inovatif sehingga siswa termotivasi dalam mengikuti pembelajaran.

b) Bagi Siswa
1) Kegiatan pembelajaran menjadi lebih menarik.
2) Meningkatkan motivasi minat belajar siswa agar siswa terlihat lebih aktif dalam pembelajaran.
3) Meningkatkan kemampuan siswa dalam ranah kognitif, afektif, dan psikomotor.
4) Mendapatkan kemudahan dalam mempelajari kompetensi yang harus dikuasai.

c) Bagi guru
1) Diperoleh metode pembelajaran yang dapat membantu dalam pembelajaran dan diharapkan sesuai dengan kebutuhan belajar peserta didik.
2) Membangun komunikasi pembelajaran yang efektif antara guru dan peserta didik.
3) Meningkatkan pengetahuan dan kreatifitas guru untuk menemukan berbagai cara terbaik dalam memberikan pembelajaran yang maksimal.

d) Bagi sekolah
Hasil penelitian ini diharapkan memberikan sumbangan yang baik bagi sekolah, yakni tentang penggunaan metode take and give dalam rangka perbaikan karakter pembelajaran, sehingga dapat meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan.

e) Bagi STKIP Sebelas April Sumedang
Menambah literatur perpustakaan STKIP Sebelas April Sumedang karena diharapkan hasil penelitian ini akan menjadi bahan pustaka di perpustakaan sebagai rujukan  bagi penelitian-penelitian selanjutnya.

Lihat juga : Tema/Arah Penelitian Pembuatan Profosal Perkuliahan Seminar Profosal S1 PGSD

Demikian contoh profosal bab 1 yang dapat guru enjoy bagikan, semoga bisa bermanfaat bagi rekan-rekan semuanya dan tentunya dapat memudahkan tugas adik-adik yang masih menempuh perkuliahan program studi PGSD. Terima kasih.

DAFTAR PUSTAKA
Depdiknas, (2006). Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP).
Jakarta:Departemen Pendidikan Nasional.

Djamarah, Syaiful Bahri. (2002). Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta.

Kamis, 25 Oktober 2018

Pengertian, Ciri-Ciri dan Proses Pembentukan Kelompok Sosial

Pengertian, Ciri-Ciri dan Proses Pembentukan Kelompok Sosial, https://www.guruenjoy.com/
Pengertian, Ciri-Ciri dan Proses Pembentukan Kelompok Sosial

Kelompok Sosial-Manusia adalah makhluk sosial yang membutuhkan satu sama lain. Pembahasan Kelompok sosial ini guru enjoy bagikan untuk membantu perkuliahan teman-teman khususnya yang mengambil Program Studi PGSD. 


KELOMPOK SOSIAL

1. Pengertian Kelompok Sosial

Kelompok sosial merupakan kumpulan manusia yang saling berinteraksi dan memiliki kesadaran bersama akan keanggotaannya dalam suatu organisasi atau kelompok. Kelompok sosial terbentuk karena tumbuhnya perasaan bersama akibat adanya interaksi yang sering terjadi diantara mereka. Kelompok sosial didalam kehidupan bermasyarakat sangat banyak jumlah anggotanya, dasar dari pembentukan kelompok tersebut pun berbeda-beda.

Jauh setelah dilahirkan, manusia telah memiliki dua hasrat pokok dalam dirinya masing-masing, yaitu keinginan untuk menjadi satu dengan manusia lain dan keinginan untuk menjadi satu dengan suasana alam disekitarnya. Pembentukan kelompok sosial merupakan salah satu usaha setiap manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya tersebut.

2. Ciri-Ciri Kelompok Sosial

Berikut 6 ciri-ciri kelompok sosial :

  • Memiliki motif yang sama antara individu dengan individu lainnya sehingga kerjasama dan interaksi untuk mencapai tujuan yang sama lebih mudah terjadi.
  • Setiap masing-masing anggota kelompok memiliki kesadaran dir bahwa ia adalah bagian dari kelompok yang bersangkutan.
  • Terdapat hubungan timbal balik antara anggota satu dengan yang lainnya.
  • Mempunyai hubungan sosial sehingga kelangsungan hidup semua kelompok tergantung kepada kesungguhan anggotanya dalam menjalankan peran mereka.
  • Memiliki norma dan aturan yang mengatur hubungan setiap anggotanyanya.
  • Merupakan satu kesatuan yang nyata sehingga dapat dibedakan dengan kelompok yang lainnya.
3. Proses Pembentukan Kelompok Sosial


Terbentuknya suatu kelompok sosial dipicu oleh manusia yang tidak bisa hidup bersama dan ingin menyatu dengan manusia yang lainnya yang ada disekitarnya. Oleh karena itu bergabungnnya seseorang dengan sebuah kelompok biasanya merupakan sesuatu yang murni muncul dari keinginannya sendiri. Ada dua faktor utama yang membuat seseorang bergabung dalam suatu kelompok adalah kedekatan dan kesamaan.

Pembentukan suatu kelompok akan diawali dengan adanya kontak sosial dan komunikasi sosial yang akan menghasilkan proses dalam interaksi sosial.

Kata kontak berasal dari bahasa latin yakni "con" yang mempunyai arti bersama dan "tango" yang berarti menyentuh. Secara harfiah kontak sosial mempunyai arti "sama-sama menyentuh". Arti kata kontak dalam ilmu sosial tidaklah harus dengan sentuhan atau kontak fisik. Kontak sosial merupakan sebuah tindakan yang menimbulkan kesadaran untuk saling berhubungan dari satu pihak dengan pihak yang lainnya.

Komunikasi adalah suatu proses penyampaian informasi dari satu pihak kepada pihak yang lain. Pada umumnya komunikasi yang sering kita lihat dilakukan secara berbicara dengan menggunakan cara yang dapat dimengerti oleh kedua belah pihak, contohnya dengan menggunakan bahasa dari suatu negara tertentu.

A. Massa

Massa adalah kelompok sosial yang memiliki ciri hampir sama dengan kerumunan, tetapi massa terbentuk disengaja dan direncanakan dengan persiapan sehingga sifatnya tidak spontan. Contohnya adalah orang-orang yang dikumpulkan untuk melakukan demonstrasi atau unjuk rasa.

B. Publik

Publik merupakan kumpulan orang yang terbentuk tidak pada suatu tempat yang sama. Pembentukan publik biasanya direncanakan, publik disatukan melalui alat komunikasi, artinya publik biasanya tidak harus selalu berada dalam suatu kelompok secara fisik. Dalam membentuk publik biasanya digunakan cara-cara yang mempunyai kaitan dengan nilai sosial dan kebiasaan dalam suatu masyarakat. Contoh publik ada orang-orang yang menonton acara yang sama pada salah satu televisi seperti nonton sepak bola.


Demikian penjelasan mengenai Pengertian, Ciri-Ciri dan Proses Pembentukan Kelompok Sosial yang dapat guru enjoy bagikan, semoga bisa bermanfaat bagi kita semuanya. Apabila ada yang tidak dipahami bisa hubungi kontak ataupun berikan komentar di bawah postingan ini. Terima kasih.

Jumat, 19 Oktober 2018

Manfaat Media Pembelajaran

Selamat malam sahabat guru enjoy dimanapun berada. Kali ini guru enjoy akan membahas mengenai manfaat media pembelajaran.

Manfaat Media Pembelajaran, https://www.guruenjoy.com
Manfaat Media Pembelajaran-guruenjoy


Media Pembelajaran adalah salah satu alat bantu pembelajaran untuk berlangsungnya kegiatan belajar mengajar yang efektif dan menyenangkan khususnya di lingkungan sekolah. Sebagian besar guru mengajar disekolah menggunakan media untuk mengajar. Berikut ini penjelasan mengenai Manfaat dari media pembelajaran.


Manfaat Media Pembelajaran 


Manfaat Media Pembelajaran yakni sebagai alat bantu dalam proses pembelajaran adalah sebagai berikut :

1. Pengajaran atau mengajar lebih menarik perhatian pembelajar atau siswa sehingga dapat menumbuhkan motivasi belajar.

2. Bahan pengajaran akan lebih jelas maknanya, sehingga dapat lebih dipahami siswa atau anak didik, serta akan memungkinkan siswa atau pembelajar menguasai tujuan pengajaran dengan baik.

3. Metode Metode pembelajaran tentunya bervariasi, tidak semata-mata hanya komunikasi melalui penuturan kata-kata atau lisan pengajar/guru, pembelajaran tidak mudah bosan, dan pengajar tidak akan banyak kehabisan tenaga.

4. Siswa atau pembelajar lebih bannyak melakukan kegiatan belajar, sebab tidak hanya mendengarkan penjelasan dari pengajar saja, tetapi juga aktivitas lain yang dilakukan seperti mengamati, melakukan, mempresentasikan dan lain sebagainya.

Berikut ini manfaat media pembelajaran bagi Pengajar atau guru dan Pembelajar atau siswa :

1. Manfaat Media Pembelajaran bagi pengajar atau guru, yaitu : 

a. Memberikan pedoman atau arahan untuk mencapai tujuan
b. Menjelaskan struktur dan urutan mengajar dengan baik.
c. Memberikan kerangka sistematis secara teratur.
d. Memudahkan kembali pengajar terhadap materi pembelajaran.
e. Membantu kecermatan, ketelitian dalam menyajikan pembelajaran.
f. Membangkitkan rasa percaya diri seorang guru atau pengajar itu sendiri.
g. Meningkatkan tingkat kualitas pembelajaran.

2. Manfaat Media Pembelajaran bagi pembelajar atau siswa, yaitu :

a. Meningkatkan motivasi siswa dalam belajar
b. Memberikan dan meningkatkan variasi belajar.
c. Memberikan struktur materi pellajaran.
d. Memberikan inti informasi pelajaran.
e. Merangsang siswa untuk berpikir dan beranalisis.
f. Menciptakan kondisi dan situasi belajar tanpa adanya tekanan.
g. Siswa/Pelajar dapat memahami  materi pelajaran dengan sistematis yang telah disajikan oleh guru atau pengajar.


Demikian penjelasan dari manfaat media pembelajaran yang dapat dibagikan oleh guru enjoy. Semoga bisa bermanfaat dan tentunya membantu rekan-rekan perkuliahan dalam mengerjakan tugasnya maupun bapak/ibu guru disekolah yang sedang mengajar. Bilamana ada yang ingin ditanyakan bisa di tulis dibawah ini dalam kolom komentar. Sekian terima kasih.